Kamis, 24 Oktober 2013

Kimia Analitik Tugas 2

1.   A) Atom adalah suatu satuan dasar materi, yang terdiri atas inti atom serta awan elektron bermuatan negatif yang mengelilinginya. Inti atom terdiri atas proton yang bermuatan positif, dan neutron yang bermuatan netral (kecuali pada inti atom Hidrogen-1, yang tidak memiliki neutron).
 5 Contoh yang tergolong atom yaitu :
1.     Hidrogen (H)
2.    Magnesium (Mg)
3.    Aluminium (Al)
4.    Tembaga (Cu)
5.    Mangan (Mn)

B) Senyawa adalah gabungan dari beberapa unsur yang terbentuk melalui reaksi kimia. Senyawa memiliki sifat yang berbeda dengan unsur-unsur penyusunnya. Senyawa termasuk zat tunggal yang tersusun dari beberapa unsur dengan perbandingan massa tetap. Di alam ini terdapat kurang lebih 10 juta senyawa.
5 contoh yang tergolong Senyawa yaitu :
1.     Asam asetat (CH3COOH)
2.    Amoniak (NH3)
3.    Kalsium Karbonat (CaCO3)
4.    Aspirin (C908H4)
5.    Natrium Hidroksida (NaOH)


C) Campuran homogen adalah campuran dimana semua bagian campuran memiliki susunan yang sama dan seragam. Campuran homogen disebut juga larutan.
5 contoh yang tergolong campuran homogen yaitu :
1.     Teh dan susu
2.    Larutan garam adalah campuran homogen dari garam dalam air   
3.    Larutan gula adalah campuran homogen dari gula dalam air
4.     Larutan oralit adalah campuran homogen dari gula dan garam dalam air
5.    Soft drink


D) Campuran Heterogen adalah merupakan campuran yang penyusunnya tidak seragam atau tidak sama.
5 contoh yang tergolong campuran Heterogen yaitu :
1.     campuran antara tanah dengan batu krikil
2.    Campuran kapur dan air
3.    Campuran kopi dan air
4.    Batu granit
5.    Campuran pasir dan air


E) Bahan murni adalah bahan yang hampir seluruhnya merupakan bahan murni yang berasal dari bahan itu sendiri dan sedikit mengalami campuran dengan bahan lain atau sama sekali tidak mengalami campuran dengan bahan apapun .
5 contoh yang tergolong bahan murni yaitu :
1.     Tabung oksigen
2.    Emas 24 karat
3.    Air minum (aquades)
4.    Unsur
5.    Senyawa




2.      Komponen jumlah proton, elektron, dan neutron yang dimiliki oleh unsur-unsur berikut:
No
Unsur
Proton (p)
Elektron (e)
Neutron (n)
1.      
Karbon (C)
6
6
6
2.     
Kalsium (K)
19
19
20
3.     
Besi (Fe)
26
26
30
4.     
Perak (Ag)
47
47
61
5.     
Emas (Au)
79
79
118

*Jumlah Proton=Jumlah Elektron
* Neutron = Nomor Massa – Nomor atom


3.  Senyawa yang mungkin terbentuk dari reaksi unsur berikut :
1)    Hidrogen (H) & Oksigen (O)
H + O2  ---->  H20  (air)
H2 (g)  +  O2 (g)   --->  2H2O (c)  (gas hidrogen akan menghasilkan air jika terbakar diudara )

2)   Aluminium (Al) & Klorin (Cl)
Al3+ + 3 Cl- ---->   AlCl3 (Aluminium Chlorida)

3)   Kalsum (K) & Oksigen (O)
Ca2+ + O2- ---> CaO  (Kalsium Oksida) 

  
http://www.tinyypinyy.com/2013/10/kimianalitiksandikarsa.html'>kimiaanalitikteori





Selasa, 22 Oktober 2013

kimia analitik tugas 1

Kimia Analitik merupakan salah satu cabang Ilmu Kimia yang mempelajari tentang pemisahan dan pengukuran unsur atau senyawa kimia. Dalam melakukan pemisahan atau pengukuran unsur atau senyawa kimia, memerlukan atau menggunakan metode analisis kimia.

5 Contoh ruang lingkup kimia analitik dalam kehidupan sehari – hari yaitu:
1.     Industri makanan dan kosmetik
2.    Industri kimia dan farmasi
3.    Industri kimia organik
4.    Pengaruh komposisi kimia terhadap sifat fisik
5.    Uji kualitas

Secara garis besar kimia analitik dibagi atas dua yaitu analisis kualitatif dan analisis kuantitatif.
·         Analisis kualitatif
Analisis kualitatif bertujuan untuk menemukan dan mengidentifikasi suatu zat. Jadi analisis kualitatif berhubungan dengan unsur ion atau senyawa apa yang terdapat dalam sampel.
Ø  Contoh Analisis kualitatif
a.    Makro
b.    Semi makro
c.    Mikro
d.    Semi mikro

·         Analisis kuantitatif
Analisis kuantitatif bertujuan untuk menentukan jumlah atau banyaknya zat. Jadi, analisis kuantitatif berhubungan dengan berapa banyak suatu zat tertentu yang ada dalam sampel.

Ø  Contoh Analisis kuantitatif
a.    Proksima
b.    Parsial
c.    Konstituen
d.    Analisi lengkap  

METODE DALAM ANALISIS KIMIA
Beberapa metode analisis kimia yang biasa digunakan, baik yang konvensional maupun yang menggunakan instrumen adalah sebagai berikut ;
A.  Ekstrasi
Adalah proses pemisahan suatu zat atau beberapa dari suatu padatan atau cairan dengan bantuan pelarut.

B.  Potensiometri
Adalah suatu cara analisis berdasarkan pengukuran beda potensial sel dari suatu sel elektrokimia.

C.  Kromatografi
Adalah teknik pemisahan molekul berdasarkan perbedaan pola pergerakan antara fase gerak dan fase diam untuk memisahkan komponen (berupa molekul) yang berada pada larutan.

D.  Spektofotometri
Adalah salah satu metode dalam kimia analisis yang digunakan untuk menentukan komposisi suatu sample baik secara kuantitatif dan kualitatif yang didasarkan pada interaksi antara materi dengan cahaya.
http://www.tinyypinyy.com/2013/10/kimiaanalitiksandikarsa.html'>kimianalitik</a></li>